Tuesday, March 1, 2011

HALAMAN diri

menilik diri dari hujung rambut hingga ke pangkal pribadi,
mau menyelongkar mana budi? Dimanakah jahil pekerti?
biasa...otak sudah berkata" pekerti tuan elok belaka, budi tuan di sanjung berjuta"
maka, legalah kepala mengangguk "ya-ya"
adat manusia tidak mengeling pada diri yang nyata
mahu di sorok kudis buta
tak tahu nanti kanser yang bertapa
sedang berdiri tak sama
duduk pula bertapak duri walhal berlapik permaidani tinggi sekaki
manusia-manusia.....leka dengan laman dunia
berbuai tali berdendang sekali
menyanyi merdu lupakan yang mana pilu sedih sendu
melalaikan pd diri sendiri
melupakan ayah ibu
ALLAH.....telah lama tak `kunjungi`
aduhai.... alahai,usah mendengar bisikan otak
jangan terlalau percaya angukan kepala
kerana kita -kita selalu lupa
diantara otak n kepala ada bisikan tika leka
lihatlah cermin....terus ke hati
pandanglah diri....uruskan pribadi
bertemanlah dengan AGAMA kelak terurus akhlak DIR.I

3 comments:

Peni Anani said...

one of the great poem.... hehe qu suke bile kamu mule bermain huruf mommy

mommy said...

tapi urup2 permainan mommy tak bape cntik kan...hehe

Puanbee said...

sekodeng sini nmpk sumtin..adei betui ka peni tu ? haaa